Senin, 25 Januari 2010

GADIS KECIL DALAM ANGKOT


Gaya bicaranya lincah sekali, dengan lancar dia menceritakan kembali apa yang dia alami seharian ini kepada wanita setengah tua disampingnya. Tak henti-hentinya gadis itu tertawa renyah sambil meyakinkan wanita disebelahnya bahwa dia hari ini mendapatkan nilai sepuluh.
Dengan tatapan halus dan senyum bangga wanita itu mencubit hidung gadis itu dan berkata “ Itu baru anak mama,” . tiba-tiba dengan tangan kecilnya gadis itu membalas cubitan di hidung mamanya sungguh menggelikan.
Aku merasakan suasana lain dalam angkot yang masih meluncur menuju tempat kosku berada. Setelah lima belas menit yang lalu, suasana di bus kota yang benar-benar melelahkan. Melihat para pegawai yang kembali pulang ke rumah dengan sesegera mungkin. Di dalam bus trans bintaro hampir semua pegawai kantoran dengan wajah lesu tertidur dengan mendengarkan mp3 lewat headset. Berbeda sekali dengan wajah gadis ini yang menunjukkan semangat menggebu gebu menceritakan apa yang dia alami seharian ini.
Teringat masa kecilku, senang sekali aku menceritakan semua apa yang aku lihat kepada ayahku, entah mengapa bukan kepada ibuku sama seperti yang dilakukan gadis kecil ini dalam angkot yang kadang harus berhenti lama demi mengejar setoran yang tentunya teringat anaknya harus membayar buku dan lain-lain.
Dulu tak henti-hentinya aku bercerita kepada ayahku dan tak jarang aku seperti wartawan yang ingin menemukan jawaban yang diinginkan yang aku ajukan kepada ayhku. Ibuku selalu tersenyum melihat tingkahku jika aku sudah bercerita tak henti-hentinya sehingga lupa akan makan malamku. Ayahku pun dengan sabar mendengarkanku walaupun sudah seharian beliau bekerja keras.
Gadis itu pun tak malu-malu untuk bernyanyi sebgaimana dia bernyanyi tadi pagi… Rasa lelahku seharian hilang seketika melihat tingkah gadis lucu di dalam angkot,,, semoga dia tumbuh sebagai gadis yang cerdas dan mampu membuat ibunya selalu tersenyum bangga…
Cerita yang diuraikan gadis kecil ini mampu membuat tapakan pertama agar selalu jujur menjalani hidup…

0 comments: