Rabu, 19 September 2012

Everything happens for a reason, (mama cake)



Everything happens for a reason. Nothing happens by chance or by means of luck. Illness, love, lost moments of true greatness.

Semua kejadian itu tidak ada yang kebetulan, ada tujuan dengan cara yang sudah ditentukan. Ada maksud dengan caranya yang disampaikan urut. Mama Cake, film yang beberapa kali menampar saya dalam setiap scene nya dalam setiap script nya….  Yes It slaps me on the face. Many times. Yeah, It does. Many times.

Ditarik kebelakang, menonton film ini pun bisa dibilang kejadian yang bukan kebetulan, ada tujuan di setiap kejadian, bersama fardhybasri harusnya kami bisa mencerna semua dialog dan pesan dalam film ini, …….. SEMUA KEJADIAN TERJADI UNTUK SEBUAH ALASAN TAK PERLU BERTANYA KAPAN, HANYA COBALAH UNTUK RENUNGKAN.

Setiap dialog di film ini saya maknai sebagai kejadian yang ada tujuan bukan kebetulan kemudian dilupakan.
“You are what you eat, orang yang berlebihan makan daging ayam, sifatnya akan seperti ayam… pengecut, orang yang berlebihan makan daging babi, dia akan serakah.. menghalalkan segala cara, dan nafsunya besar.”

Saya sudah lama mengurangi makan daging, walaupun belum sanggup menjadi seorang vegetarian apalagi vegan,  saya percaya kita adalah apa yang kita makan terlalu banyak makan daging berpengaruh pada emosi dan nafsu kita. Saya percaya itu!!

“Saya mencoba menyatu dengan alam.”
“Sudahmencoba  menyatu dengan air? Mau menyatu dengan air?”
“Mau.”
“ikut saya” Fajar mengajak Rio ke masjid dan ambil wudhu!
“Kalo Cuma wudhu gw juga bisa”, ujar Rio.
“kalo wudhunya kayak gitu, kucing juga bisa,” sangkal Fajar

Pernah terpikir bahwa cara menyucikan diri dari najis sudah benar?, tidak sekedar membasuh dengan air tapi seharusnya dengan pikir. Pernah terpikir bagaimana belajar ikhlas saat membilas tidak hanya basah yang tidak terarah? Again Everyting happens for a reason. Allah memerintahkan kita untuk bersih saat menemuiNya, begitu pula saat kau bingung memilih baju mana untuk bertemu dengannya. Begitu teliti memperhatikan penampilan, bagaimana dengan wudhu kita? Sudah sempurna?

Bagaimana seimbang dengan alam?”

“Shalatlah, kelima unsur alam akan seimbang saat kau shalat,
  1. Saat takbiratul Ihram, menggambarkan api yang menjalar vertikal
  2. Saat rukuk, menggambarkan angin yang berhembus mendatar,
  3. Saat sujud, menggambarkan air yang mengalir ke tempat yang lebih rendah,
  4. Saat duduk diantara dua sujud, menggambarkan gunung atau bumi yang kokoh,”
 ”man, ga lengkap semua unsur-unsur itu tanpa unsur cinta pada alam,”ujar Rio.

“ingat, saat salam saat itulah kita menebar cinta kepada sesama…. Assalamualaikum wr.wb,” Fajar menanggapi tersenyum.

Kembali terhenyak dengan dialog film ini, begitu lengkap begitu nyata, semua diakhiri dengan berbagi cinta, dan pesan tersampaikan dengan jelas  “semua unsur tersebut akan terasa percuma tanpa rasa ikhlas,”.  Ikhlas itu susah, ikhlas itu di atas cinta, cinta aja sudah susah apalagi ikhlas. DEG……..!!!

 
“kalo lu berdua percaya sama Teori Darwin, berarti lu ga percaya sama sama Tuhan, manusia pertama tuh Adam, bukan monyet nenek moyang kita…., -statement Rahka-

Sering manusia terpedaya oleh ilmu pengetahuan dan dogma-dogmanya, isi dulu hati kemudian otak, ada jaminan seseorang akan berakhlak.


Harusnya ada kata yang lebih tinggi dari kata MAAF untuk sebuah penyesalan atas kesalahan.
Kesalahan kamu adalah kebenaran buat aku.


Pernah ngerasa bersalah di atas semua masalah? Pernah terpikir maaf itu kurang untuk sebuah salah? Pernah terpikir seharusnya ada kakak dari seorang adik MAAF entah lahir dari Rahim ibu siapa.


Mama cake itu ibarat brownies,  ringan tapi ngenyangin, bukan hanya film komedi yang ketawa dan hilang bersama angin.
Mama cake itu ibarat brownies, harusnya manis kalo kita bisa cara ngebuatnya, harusnya banyak pelajaran yang diambil kalo kita bisa menyadarinya.
 
Everything happens for a reason.
Little big bite for a bigger soul.










Senin, 17 September 2012

re-story "kelima" (mangkok production)


                                                Bandung,  2010

Mungkin kalian semua sudah tahu, dunia selalu bekerja dengan cara di luar kemampuan nalar kita. Apapun bisa terjadi bahkan hal-hal besar dapat terjadi karena hal kecil, seperti……    RASA.
Secara anatomis, lidah hanya bisa membedakan empat rasa ; manis, asam, asin, dan pahit. Tidak ada rasa yang namanya rasa kelima. Tapi, sebenarnya banyak yang sudah lama mengetahui rasa kelima, semua tahu itu apa, dan sampa detik ini saya pun masih meyakininya.
“Will you marry me, my 5th  taste?”
Seperti yang sudah saya bilang, dunia selalu bekerja dengan cara di luar nalar kita, semua kejadian terjadi karena satu alasan, bukan kebetulan hanya sebuah alasan tak perlu dipertanyakan. “Kalau dulu saya tidak dipecat dari pekerjaan lama saya, saya tidak akan pernah dapat pekerjaan sebagai food taster.”

….yang berarti saya tidak akan pernah mencoba mencari rasa kelima, kalau saja saya tidak mengalami itu semua, mungkin cerita ini akan berbeda. Mungkin dia sudah bersama pria lain di luar sana, dan saya tidak pernah menyadari bahwa rasa kelima itu sudah ada sejak dulu, for me…. It’s hurt.

Sebagai seorang food taster saya harus bisa menginovasikan  sebuah rasa, tapi rasa yang selama ini saya harapkan tak juga ditemukan. Sebenarnya tahu persis rasa apa yang dicari, tapi rasa itu tidak bisa diciptakan sendiri.
She is my 5th  taste.





Yang bersyukur menemukan rasa kelima

Bimo
Food Taster










Bandung, 2010
“ I do…, ”



Rasa yang ditemukan

Your 5th  taste






re-story kelima (mangkok production)












.

Selasa, 24 Januari 2012

jejak putih mulai pudar


Mencoba aplikasi android untuk blogger, mencoba membuat warna putih kembali putih yang mulai menjadi kabur

Published with Blogger-droid v2.0.4