Senin, 17 September 2012

re-story "kelima" (mangkok production)


                                                Bandung,  2010

Mungkin kalian semua sudah tahu, dunia selalu bekerja dengan cara di luar kemampuan nalar kita. Apapun bisa terjadi bahkan hal-hal besar dapat terjadi karena hal kecil, seperti……    RASA.
Secara anatomis, lidah hanya bisa membedakan empat rasa ; manis, asam, asin, dan pahit. Tidak ada rasa yang namanya rasa kelima. Tapi, sebenarnya banyak yang sudah lama mengetahui rasa kelima, semua tahu itu apa, dan sampa detik ini saya pun masih meyakininya.
“Will you marry me, my 5th  taste?”
Seperti yang sudah saya bilang, dunia selalu bekerja dengan cara di luar nalar kita, semua kejadian terjadi karena satu alasan, bukan kebetulan hanya sebuah alasan tak perlu dipertanyakan. “Kalau dulu saya tidak dipecat dari pekerjaan lama saya, saya tidak akan pernah dapat pekerjaan sebagai food taster.”

….yang berarti saya tidak akan pernah mencoba mencari rasa kelima, kalau saja saya tidak mengalami itu semua, mungkin cerita ini akan berbeda. Mungkin dia sudah bersama pria lain di luar sana, dan saya tidak pernah menyadari bahwa rasa kelima itu sudah ada sejak dulu, for me…. It’s hurt.

Sebagai seorang food taster saya harus bisa menginovasikan  sebuah rasa, tapi rasa yang selama ini saya harapkan tak juga ditemukan. Sebenarnya tahu persis rasa apa yang dicari, tapi rasa itu tidak bisa diciptakan sendiri.
She is my 5th  taste.





Yang bersyukur menemukan rasa kelima

Bimo
Food Taster










Bandung, 2010
“ I do…, ”



Rasa yang ditemukan

Your 5th  taste






re-story kelima (mangkok production)












.

0 comments: