MAKASSAR ART MOMENT 2013



Panggung Makassar Art Moment 2013


Makassar Art Moment, sebuah event tahunan yang diselenggarakan atas kerjasama Fakultas Seni dan Design Universitas Negeri Makassar dengan Pemerintah Kota Makassar. Makassar Art Moment 2013 merupakan kali kelima event art performance ini digelar. Bertolak dari kesuksesan pertama kali event ini digelar tahun 2009, Fakultas Seni dan Design Universitas Negeri Makassar berkomitmen untuk menyebarkan gairah seni di Kota Makassar dengan menyajikan tari, musik, nyanyian, seni rupa, dan dongeng, dalam satu pementasan yang apik Makassar Art Moment, “Spirit to Manurung”.



Digelar selama dua hari 11-12 November 2013, Makassar Art Moment mampu menyedot perhatian masyarakat Kota Makassar khususnya anak muda untuk menyaksikan pertunjukan seni yang sengaja diselenggarakan untuk memeriahkan HUT Kota Makassar ke 406. Lapangan  Benteng Fort Roterdam, Museum Lagaligo disulap menjadi sebuah panggung yang representative untuk menampilkan Art Performance. Tata lampu,  tata letak panggung di ruangan terbuka sangat mendukung pertunjukan tari, tangan perkusi, sendratari, dongeng dan nyanyian.
Tarian Alekawako


Hari pertama pertunjukan, 11 November 2013, dengan dibuka oleh Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, ditampilkan sebagai suguhan pembuka dalam bentuk teater dipadu dengan tari, dan musik yang memukau penonton, dengan melibatkan sedikitnya 50 pemeran Sendratasik “Spirit To Manurung”.

Hari kedua, 12 November 2013, Art Performance beruntut disuguhkan ke penonton dengan apik, walaupun waktu pertunjukkan tidak sesuai dengan yang dijadwalkan, tetapi penampilan para penari, pendongeng, dan penabuh gendang tangan perkusi mampu membayar kekecewaan penonton. Dibuka dengan musik etnik kontemporer Saratalua “Totimora” yang menggabungkan musik modern dengan rampak gendang Makassar disajikan dengan apik oleh mahasiswa Fakultas Seni dan Design UNM.
Tarian Alekawako


Tidak hanya pertunjukan musik, disusul kemudian ilustrasi pembuatan kapal Phinisi disuguhkan dalam bentuk tarian dengan koreografer Nurul Inayah (Dosen Fakultas Seni dan Design UNM) mampu membuat penonton kagum. Diawali dengan suasana mistis dengan dupa sebagai asesories penari, Tarian Alekawako menceritakan tentang proses pembuatan Kapal Phinisi. Arti Alekawako sendiri adalah bumi tempat manusia hidup dan berinteraksi dengan makhluk hidup lainnya. Musik dari Tarian Ale Kawako pun perpaduan musik tradisional dan musik kontemporer.
Penampilan Tangan Perkusi


Acapela Anging Mamiri turut menyambung penampilan Makassar Art Moment 2013, lagu anging mamiri dibawakan dengan musik beatbox membawa suasana baru di Benteng Roterdam pada malam 12 november 2013. Tak kalah menarik, penampilan tangan perkusi yang mengangkat judul ‘Nyanyian Senja’ ikut memeriahkan Makassar Art Moment 2013. Paduan musik dihasilkan dari “katok-katok” (alat musik tradisonal yang terbuat dari bamboo) dan pukulan-pukulan pemuda Makassar pada kursi kayu. Suasana menjadi dramatis ketika gadis bugis melakukan akkelong (nyinden kalo istilah jawanya) sambil menari di atas tumpukan kursi-kursi kayu yang dipukul-pukul untuk menghasilkan musik etnik.
Pameran Seni Rupa di depan Museum La Galigo


Seorang pendongeng muncul dari depan penonton dengan menggunakan pakaian hitam-hitam, membawakan dongeng Nene Pakande. Nene berarti nenek sedangkan pakande berarti pemangsa, bercerita tentang nenek pemangsa yang mempunyai kebiasaan memangsa anak kecil yang nakal dan pemalas. Cerita Nene Pakande lebih cocok untuk usia anak-anak, tetapi gaya mendongeng patut diajungi jempol, ekspresi dan olah suara tersusun dengan rapi.

Tarian Membali Puang


Membali Puang, visualisasi ritual rambu solok, upacara adat Tana Toraja disajaikan dalam bentuk tarian oleh D’ art Studio. Setting gelap hanya diterangi oleh obor-obor di tepi panggung menambah khidmat tarian ini, campuran tarian kontemporer dan tarian tradisional Tana Toraja disuguhkan dengan rancak. Ditutup dengan prosesi pengantaran jenazah ke lakkean oleh para penari yang berselimut kain panjang merah dan membawa rumah adat tongkonan menjadikan tarian Membali Puang tidak mudah untuk dilupakan.
Pameran Seni Lukis di Benteng Fort Rotterdam Makassar



Penutupan acara Makassar Art Moment 2013 disisi oleh paduan suara SMA Nasional Makassar asuhan dari Fakultas Seni dan Design UNM. Tak hanya pertunjukan seni tari, drama, dan suara, tetapi Makassar Art Moment menampilkan hasil seni lukis yang dipamerkan di depan museum Lagaligo Benteng Fort Rotterdam.
Makassar Art Moment 2013 dapat dikatakan cukup sukses dalam penyelenggaraannya, tetapi masih perlu dibenahi mengenai ketepatan waktu dan setting panggung nya. Event art performance seperti ini yang patut dilestarikan di Kota Makassar agar masyarakat Makassar tidak lupa akan seni tradisonal mereka dalam balutan perkembangan modernisasi.

Berikut saya sisipkan cuplikan video Makassar Art Moment 2013:




Author : Repyssa


Komentar

Tyas Wardoyo mengatakan…
Nampak seru ya...kapan ya bisa dolan kesitu?
REPYSSA mengatakan…
AYO ayo mbask tyas dolan ke sini, de akbar juga diajak...

eh kalo pemkot magelang sering juga dong bikin acara kayak ginian.
Diva mengatakan…
MOMENT (PT. Momen Global Internasional) adalah Perusahaan distributor nutrisi kesehatan premium yg pemasarannya menggunakan DIRECT SELLING SYSTEM. Produk dijual oleh member resmi. Bonus dibayar HARIAN dan BULANAN. Tidak perlu tutup poin untuk mendapatkan bonus harian, tidak ada target, join 1 kali seumur hidup dan pasif income dapat diwariskan.

Postingan Populer