Kamis, 23 Juli 2015

Posong, Alternatif Sunrise dengan Ornamen Tujuh Gunung



Berawal dari niat untuk pemanasan teman saya yang akan mendaki Rinjani September nanti, kami berlima berniat mengadakan pendakian ke Gunung Andong Magelang. Namun, rencana hanya rencana dan Tuhan yang menentukan dan rencana berubah hanya menjadi wacana. Pendakian ke Gunung Andong gagal dilaksanakan karena tiket kereta ke Jakarta sudah terlanjur dibeli tepat pada tanggal pendakian ke Gunung Andong.



Catching The Sun, Gunung Sumbing
Rencana kami berubah dari semula pendakian gunung menjadi melihat gunung, beda tipis beda rasa. Pilihan jatuh kepada Posong. Posong merupakan dataran tinggi yang terletak di Kabupaten Temanggung. Dari posong ini kita bisa melihat sunrise dengan ornamen 7 gunung langsung. Perlu diketahui Magelang dan Temanggung letaknya berdekatan merupakan daerah tenang tentram sejuk dan mudah dirindukan dikeliling 5 gunung utama dan terdapat satu bukit Tidar di tengah. Bukit Tidar ini konon merupakan pakunya Pulau Jawa. Ditinjau dari letak geografis Magelang yang tepat di tengah-tengah pulau Jawa seakan-akan Bukit Tidar ini memaku Pulau Jawa agar tidak tenggelam, ini konon menurut legenda loh iya legenda, boleh percaya boleh tidak. 


Gunung Sindoro dilihat dari Posong


Balik kembali ke posong lagi, Jadi Posong ini terletak di Desa Tlahab Kecamatan Kledung Temanggung. Dari Magelang dapat dicapai dengan waktu tempuh sekitar 1-1,5 jam dengan kendaraan pribadi. Kami berangkat dari Magelang pukul 03.00, kebayang dinginnya gimana. Pakaian dobel tiga celana dobel dua plus jaket tebal  siap menahan dinginnya udara perjalanan dari Magelang ke Posong. 

Kabut dingin menutupi Sunrise, Gunung Merbabu tampak kecil


Wisata alam Posong, sebuah desa wisata yang dikembangkan oleh seorang pegawai hotel yang mempunyai ide kreatif. Lokasinya berada pada ketinggian sekitar 2.000 mdpl. Wisata alam Posong ini tidak begitu jauh dari alun-alun Temanggung, akses menuju ke sana pun mudah, tinggal mengikuti arah ke Wonosobo. Jika berangkat dari arah Jogja maka kita akan melewati Magelang dulu kemudian lanjut ke arah Semarang melalui Secang. Dari perempatan Secang kita ambil rute ke kiri ke arah Temanggung. Nah saat sudah sampai Temanggung ambil ke arah Wonosobo, karena Posong terletak di Desa Tlahab yang dekat dengan daerah Wonosobo.  Posong berada di kiri jalan, ada papan besar sebagai gerbang selamat datang yang menandakan kita sudah Sampai di Posong.


Daun Tembakau Posong
Photo Credit : @potretlangit
Posong menawarkan pemandangan yang indah karena dari sini kita dapat melihat tujuh puncak gunung sekaligus yaitu Gunung Sumbing, Merapi, Merbabu, Telomoyo, Andong, Ungaran dan Gunung Muria. Dengan latar belakangnya adalah Gunung Sindoro. Tapi pagi itu kami hanya melihat Gunung Sindoro tampak menjulang tinggi di belakang tempat kami berdiri, dan Gunung Sumbing tampak megah di depan kami, lalu tak jauh dari Gunung Sumbing tampak Gunung Merbabu. Tidak semua gunung terlihat, tapi pemandangan lain yang kami nikmati, gumpalan awan yang serupa kasur empuk terbang. Posong berada pada di daerah perkebunan tembakau milik masyarakat Posong. Bagi wisatawan diharapkan untuk tidak masuk ke tempat penanaman tembakau agar keadaan perkebunan tetap terjaga.


Perkebunan Tembakau Posong
Bagi para pecinta alam, karena tempat ini cukup tinggi, banyak sekali para pecinta alam yang bermalam sekedar untuk melihat dan memotret milkyway (Galaksi Bimasakti) yang nampak jelas karena minimnya polusi cahaya. Tadinya kami berniat untuk camping, sehigga tidak perlu pagi-pagi buta harus berangkat ke Posong. Posong juga menyediakan jasa penyewaan tenda dan pemesanan camp site dengan CP Posong Zuny Djogoreso (081392973130). Harga sewa per orang Rp 60.000 dengan satu tenda berisi tiga ruang, terdapat kasur busa, sleeping bag, bantal tiup, dan lighting. Kami kira kalau lebaran bakalan sedikit yang berencana camping, tetapi dugaan kami salah. Camp site sudah penuh terisi oleh para pecinta alam untuk menikmati malam di Posong.




Gunung Sumbing dilihat dari Posong



Sunrise Posong
Photo Credit @potretlangit


Wisata alam yang masih dikembangkan terus fasilitasnya ini, kini jalannya sudah dapat dilalui oleh kendaraan beroda dua bahkan beroda empat. Namun bagi yang menggunakan mobil harus ekstra hati-hati karena saat jalan yang sempit dan menanjak. Di wisata alam Posong, terdapat tiga gardu dengan luas yang sama yang dapat dijadikan sebagai tempat lesehan yang nyaman dengan pemandangan Gunung Sumbing yang terlihat besar.Juga ada bangunan pendukung seperti mushala, kamar mandi, dan sebuah warung kopi yang menawarkan kopi dan gorengan. Kami sampai posong pukul 04.30, langit masih gelap namun pengunjung posong sudah banyak berdatangan. Kalau dilihat dari plat nomor kendaraan mereka, sebagian besar pendatang dari Jakarta, bisa dimungkinkan karena dekat dengan moment lebaran. 
Gardu Pandang Posong, dekat dengan parkir mobil

Karena tujuan ke Posong ingin melihat Sunrise maka hindari datang ke Posong ketika hari beranjak siang karena Posong akan tertutup kabut sehingga anda tidak dapat melihat pemandangan berupa gunung-gunung yang saling berdampingan. Kata teman saya, posong merupakan alternative bagi yang ingin melihat golden sunrise selain sikunir. Puncak sikunir yang dulunya sepi sudah berubah menjadi pasar sikunir, susah untuk mendapat tempat strategis guna menikmati sunrise dengan tenang. Posong juga lebih dekat jaraknya dari tempat kami berada, Magelang. Walaupun tidak ada acara tracking atau hiking seperti rencana semula sebagai pemanasan ke Rinjani, tapi posong menawarkan pengalaman yang berbeda. Akan semakin banyak desa wisata seperti ini apabila kita sebagi penikmat alam mampu bersahaja menikmati alam dan menjaganya.
Iya ini belum mandi eksis buat foto....
Berikut Video yang kami buat di Posong, dengan background music ciamik dari Ruby Perkasa yang dapat didengar di https://soundcloud.com/roobey/semangat-pagi 
Sambil dengerin lagu sambil lihat video sunrise posong : 
Author : Repyssa A.