Everything happens for a reason, (mama cake)
Everything happens for a reason. Nothing happens by chance or by means
of luck. Illness, love, lost moments of true greatness.
Semua kejadian itu tidak ada yang
kebetulan, ada tujuan dengan cara yang sudah ditentukan. Ada maksud dengan
caranya yang disampaikan urut. Mama Cake, film yang beberapa kali menampar
saya dalam setiap scene nya dalam setiap script nya…. Yes It slaps me on the face. Many times. Yeah, It does. Many times.
Ditarik kebelakang, menonton film
ini pun bisa dibilang kejadian yang bukan kebetulan, ada tujuan di setiap
kejadian, bersama fardhybasri harusnya kami bisa mencerna semua
dialog dan pesan dalam film ini, …….. SEMUA KEJADIAN TERJADI UNTUK SEBUAH
ALASAN TAK PERLU BERTANYA KAPAN, HANYA COBALAH UNTUK RENUNGKAN.
Setiap dialog di film ini saya
maknai sebagai kejadian yang ada tujuan bukan kebetulan kemudian dilupakan.
“You are what you eat, orang yang berlebihan makan daging ayam,
sifatnya akan seperti ayam… pengecut, orang yang berlebihan makan daging babi,
dia akan serakah.. menghalalkan segala cara, dan nafsunya besar.”
Saya sudah lama mengurangi makan
daging, walaupun belum sanggup menjadi seorang vegetarian apalagi vegan, saya percaya kita adalah apa yang kita makan
terlalu banyak makan daging berpengaruh pada emosi dan nafsu kita. Saya percaya
itu!!
“Sudahmencoba
menyatu dengan air? Mau menyatu dengan
air?”
“Mau.”
“ikut
saya” Fajar mengajak Rio ke masjid dan ambil wudhu!
“Kalo
Cuma wudhu gw juga bisa”, ujar Rio.
“kalo
wudhunya kayak gitu, kucing juga bisa,” sangkal Fajar
Pernah terpikir bahwa cara menyucikan diri dari najis
sudah benar?, tidak sekedar membasuh dengan air tapi seharusnya dengan pikir. Pernah
terpikir bagaimana belajar ikhlas saat membilas tidak hanya basah yang tidak
terarah? Again Everyting happens for a
reason. Allah memerintahkan kita untuk bersih saat menemuiNya, begitu pula
saat kau bingung memilih baju mana untuk bertemu dengannya. Begitu teliti
memperhatikan penampilan, bagaimana dengan wudhu kita? Sudah sempurna?
“Bagaimana
seimbang dengan alam?”
“Shalatlah,
kelima unsur alam akan seimbang saat kau shalat,
- Saat takbiratul Ihram, menggambarkan api yang menjalar vertikal
- Saat rukuk, menggambarkan angin yang berhembus mendatar,
- Saat sujud, menggambarkan air yang mengalir ke tempat yang lebih
rendah,
- Saat duduk diantara dua sujud, menggambarkan gunung atau bumi yang
kokoh,”
“ingat, saat salam saat
itulah kita menebar cinta kepada sesama…. Assalamualaikum wr.wb,” Fajar
menanggapi tersenyum.
Kembali
terhenyak dengan dialog film ini, begitu lengkap begitu nyata, semua diakhiri
dengan berbagi cinta, dan pesan tersampaikan dengan jelas “semua unsur tersebut akan terasa percuma
tanpa rasa ikhlas,”. Ikhlas itu susah,
ikhlas itu di atas cinta, cinta aja sudah susah apalagi ikhlas. DEG……..!!!
“kalo lu berdua percaya
sama Teori Darwin, berarti lu ga percaya sama sama Tuhan, manusia pertama tuh
Adam, bukan monyet nenek moyang kita…., -statement Rahka-
Sering
manusia terpedaya oleh ilmu pengetahuan dan dogma-dogmanya, isi dulu hati
kemudian otak, ada jaminan seseorang akan berakhlak.
Kesalahan kamu adalah
kebenaran buat aku.
Pernah
ngerasa bersalah di atas semua masalah? Pernah terpikir maaf itu kurang untuk
sebuah salah? Pernah terpikir seharusnya ada kakak dari seorang adik MAAF entah
lahir dari Rahim ibu siapa.
Mama
cake itu ibarat brownies, ringan tapi
ngenyangin, bukan hanya film komedi yang ketawa dan hilang bersama angin.
Mama
cake itu ibarat brownies, harusnya manis kalo kita bisa cara ngebuatnya,
harusnya banyak pelajaran yang diambil kalo kita bisa menyadarinya.
Everything happens for a reason.
Little big bite for a bigger soul.



