PAKARENA 4 : "Landorundun" ( Cerita dalam Tarian Beruntun)
Pagelaran budaya tari Indonesia ditampilkan lewat cerita rakyat Toraja. Sesuatu yang dikemas secara apik di event Pakarena 4, sebuah acara budaya kreasi UKM Tari Unhas. Tari daerah Indonesia Timur dikemas dalam satu rangkaian cerita, tak ada jeda hanya cerita yang merangkai indahnya gerak mereka.
Cerita rakyat yang diangkat kali
ini berasal dari daerah Toraja.
Tersebutlah Lambe’ susu, seorang gadis yang
sedang mencari jodoh. Dia berkeliling nusantara untuk mencari belahan jiwanya,
menyeberang pulau menuju Pulau Borneo. Tak ditemukan apa yang dicarinya, gadis
itu kembali ke Bumi Celebes, menuju Mamuju, tetap berusaha mencari apa yang
sebenarnya ia tuju. Tak berhenti di situ, dengan tekad yang kuat, berlayarlah
ia ke Ternate, Maluku Utara.
Dalam perjalanannya, terseliplah
budaya-budaya yang ditampilkan di setiap daerah. Pakarena 4 mengemasnya secara
halus, bercerita sambil menari, paduan yang sempurna, membuat penonton tidak
bosan menikmati Teater “Landorundun” ini.
Tiga tarian dengan tiga daerah
yang berbeda, Kalimantan, Mamuju dan Ternate, berhasil memukau penonton.
Tari
enggang, Dayak ditarikan oleh sekelompok gadis dengan pakaian adat Kalimantan
dengan hiasan kepala dari bulu Burung Enggang, menceritakan kehidupan penduduk
Kalimantan jaman dahulu yang berpindah secara berkelompok.
Tari Sayo (kalumpang), yang
dulunya berasal dari Kabupaten Mumuju yang kini menjadi Ibu Kota Propinsi
Sulawesi Barat, ikut juga menghiasi Pakarena 4 kali ini.
Tari Soya-soya, Ternate Maluku
Utara, sekelompok pemuda keluar dengan langkah dinamis diiringi dengan musik
yang rancak, berpakaian putih dan bandana kuning serta membawa pedang
(ngana-ngana) yang terbuat dari daun woka. Derap langkah, yang dinamis dari
Pemuda UKM Unhas ditambah semangat yang tebersit itu menyerupai semangat
pasukan Sultan Ternate, yakni Sultan Baabullah, ketika hendak mengambil jenazah
Sultan Khairun dari tangan Portugis di Benteng Sao Paulo, Ternate, sekaligus
mengusir Portugis pada akhir abad ke-16.
Merasa belum menemukan apa yang
dia cari, dan hatinya semakin gundah, maka berpindahlah Lambe’ susu ke Pulau
Papua. Disambut dengan Tarian Yospan khas Papua, hati Lambe’ Susu mulai
terhibur, apalagi secara tak sengaja saat berlayar dia berjumpa dengan seorang
pelayar bernama Solokang.
![]() |
| Tari Papua, Yospan |
UKM Tari Unhas sepertinya
mengemas Tari Papua seperti Tarian Medley, berawal dari sekelompok pemuda yang
masuk dengan tombak dan tameng menggambarkan Tari Perang, yang kemudian
dilanjutkan dengan Tari Yospan, tari pergaulan muda-mudi Papua. Tari di Papua
beragam gerak, tetapi gerakan akrobatik yang dibubuhi loncatan dan melompat
mendominasi gerakan tari Papua di tambah dengan lengkingan suara kegembiraan,
sebuah tampilan yang kaya, begitu pula budaya Indonesia.
Kembali ke cerita “Landorundun”,
karena tertarik dengan Solokang, Lambe’ susu berusaha mencari tahu, darimana
asal pemuda tersebut. Berlayar kembali ke Bumi Celebes dan bertemulah Lambe’
susu dengan seorang nenek. Nenek itu
memberinya kipas dan menceritakan bahwa kipas itu bisa membuat hatinya
tenang saat ia menari menggunakannya.
Tari Pakerena, berasal dari daerah
Gowa Sulawesi Selatan suku Makassar. Konon Tari Pakarena ini merupakan ritual rasa
syukur penduduk penghuni lino (bumi) kepada boting langi (negeri kahyangan),
karena pada zaman dahulu, penduduk boting langi mengajarkan penduduk lino
bagaimana bertahan hidup melalui bercocok tanam, beternak dan berburu melalui
gerakan tangan, badan dan kaki. Semenjak itulah setiap ada upacara adat
penduduk lino bersyukur lewat gerakan Tari Pakarena untuk penduduk langi. Banyak kisah
menarik dibalik Tari Pakarena.
Lambe’ susu menarikan tari
pakarena, kegundahan hatinya makin berkurang seriring dengan bertemunya dia
dengan Solokang, pemuda yang dicarinya. Di Tana Toraja, menikahlah mereka dan
Pakarena 4 pun tak lupa menyelipkan Tarian BareAllo di upacara perkawinan
mereka.
Tari
BareAllo, berasal dari Tana Toraja biasanya ditampilkan saat upacara
kegembiraan seperti pesta perkawinan, syukuran panen, dan acara penerimaan tamu
terhormat. Tarian ini dilakukan oleh remaja putri berjumlah ganjil (waktu itu
UKM Tari Unhas menampilkan 7 orang gadis), yang menarik dari tari ini adalah para penari menari di atas gendang.
Setelah
menikah dengan Solokang, Lambe’ susu dikaruniai seorang putri yang sangat
cantik dengan rambut panjang nan indah yang menyentuh tumitnya. Landorundun,
nama putri Lambe’ susu, digila-gilai oleh banyak raja-raja Bumi Celebes.
Berulangkali lamaran ditolaknya, karena Landorundun tidak tega meninggalkan
ibunya di Tana Toraja.
Suatu
Hari, Landorundun pergi mandi ke sungai, tak sengaja sisir emas yang digunakan
untuk menyisir rambutnya hanyut terbawa arus sungai sampai ke laut. Di tempat
lain, tersebutlah Bendurana, raja Bone sedang berlayar di laut lepas tak
sengaja melihat benda kecil yang bersinar terang di tengah laut. Tertarik untuk
memilikinya Bendurana memerintahkan pengawalnya untuk mengambilnya. Tak
berhasil perintah dilaksanakan, akhirnya Bendurana sendiri yang mengambilnya.
Bendurana
pun penasaran akan siapa pemilik sisir emas itu, dia berlayar untuk mencari
pemilik sisir emas itu, sampai di tengah perjalanan ada burung Kaluppini
(wallet) , kawanan burung itu terbang terus mengikuti aliran sungai mulai dari
mulai dari muara sampai ke Tana Toraja dan tiba di daerah Malangngo’, Kecamatan
Rantepao, Bendurana pun mengikuti arah terbang burung itu. Tak lupa Pakarena 4
selalu menyisipkan Tarian budaya di perjalanan Bendurana ini, Tarian Bone dan
Tarian Mandar menghiasi perjalanan Bendurana.
Saya
terpukau dengan tarian yang berasal dari daerah Bugis (Tari Sompereng Lino),
sekelompok gadis menari bersama-sama dengan musik yang lembut, tiba-tiba irama
musik berubah menjadi dinamis. Para pemuda dengan hentakan yang ritmik masuk ke
panggung, gerakan hentakan kaki seirama dengan dentuman gendang para pemain
musik, ternyata ini tarian pasangan muda-mudi daerah Bone, betul-betul indah.
Tari
Towaine, dari daerah mandar juga ikut menyambut kedatangan Bendurana dalam
perjalanan mencari pemilik sisir emas tersebut. Tarian yang menggambarkan
keelokan, keindahan dan keayuan putrid-putri mandar dalam pergaulan keseharian
yang begitu lemah lembut, gemulai dalam kesederhanaan.
Berkat
bantuan burung Kuluppini Bendurana sampai di Rantepao, Tana Toraja. Bendurana
turun dari perahunya dan bertemu dengan Landorundun, sang pemilik sisir emas.
Landorundun menanyakan maksud kedatangan Bendurana. Bendurana terus terang
ingin memperistri Landorundun, tetapi Landorundun menolaknya, dia mengatakan
tak butuh harta benda Bendurana sekaligus dia tak tega meninggalakan ibunya
Lambe’ susu di Tana Toraja.
Tak
kehilangan akal, Bendurana menanam pohon mangga ajaib di tepi sungai tempat
Landorundun mandi. Suati hari, Landorundun memakan buah mangga tersebut dan hal
itu diketahui Bendurana. Bendurana menyindir Landorundun, dan meminta agar
Landorundun menikah dengannya. Karena termakan perkataanya sendiri yang tak
membutuhkan harta benda Bendurana, akhirnya Landorundun menikah dengan
Bendurana.
Bendurana
ingin mengajak Landorundun ke negeri asalnya, Bone. Keinginan itu tak
diseteujui oleh ibunya, Lambe’ susu , dengan diam-diam Bendurana membawa lari
Landorundun tanpa sepengetahuan Lambe’ susu. Menyadari anaknya diambil, murka
lah Lambe’ susu dan mengucapkan kutukan yang membuat kapal Bendurana menjadi
batu.
![]() |
| UKM Tari Unhas dalam Upacara Mapasili |
Konsep
yang menarik di Pakarena 4 ini, menggabungkan cerita rakyat dengan tarian
tradisional. Terlepas dari banyak versi dengan akhir cerita rakyat Landorundun,
tetapi kreasi anak-anak UKM Tari UNHAS patut diapresiasi. Acara yang digelar di
Baruga A.P. Pettarani Unhas Makassar 11 Mei 2013 bertujuan melestarikan budaya nusantara
ditengah gencarnya budaya mancanegara, seuatu yang berbeda tapi bermakna.
Tontonan
menarik disela-sela rutinitas pekerjaan kantor, mengenalkan budaya daerah secara halus terutama ke masyarakat umum, apalagi pendatang seperti saya.Maaf, foto-fotonya kurang jelas, untuk melihat indahnya gerak tari mereka dapat dilihat di sini (klik).
Salam Budaya!!!
Salam Budaya!!!







