KICKFEST 2013 (KPDDP Independence Day Festival)
Dirgahayu RI ke-68 sering
dirayakan dengan pawai kendaraan hias, pawai kostum daerah, atau lomba
permainan tradisional. Beragam perlombaan setiap tanggal 17 Agustus seperti
menjadi sebuah kebiasaan bahkan adat yang lumrah di masyarakat kita.
Kebiasaan bermula dari sebuah
perbuatan, perbuatan bermula dari sebuah pikiran. Suatu kebiasaan jika
berulang-ulang kali dilakukan akan menjadI gaya hidup, dan semakin ke dalam
akan menjadi sebuah kepercayaan.
Begitu pula dengan lomba 17 an, darimana
asal lomba 17 an sehingga menjadi sebuah
kebiasaan? Kebiasaan adalah pengulangan perbuatan dan semua perbuatan bermula
dari pikiran. Sejarawan dan budayawan JJ Rizal, mengatakan, tradisi perlombaan
mengisi hari kemerdekaan Indonesia sebenarnya baru dimulai pada tahun 1950-an
dari inisiatif masyarakat (sumber : http://www.beritasatu.com/nasional/)
Inisiatif dapat disamakan dengan
pikiran. Tapi sepertinya tidak perlu terlalu dipermasalahkan darimana asal
pemikiran lomba 17an, yang menjadi point penting adalah kita mampu menikmatinya
dan mempertahankan agar kebiasaan ini tidak berubah menjadi kepercayaan.
Kepercayaan bahwa untuk memperingati kemerdekaan itu hanya dengan melaksanakan
lomba.
KPDDP Makassar, sebuah Kantor
Pengolahan Data dan Dokumen Perpajakan yang berlokasi di Makassar mengikuti
kebiasaan masyarakat pada umumnya untuk memeriahkan Dirgahayu RI ke-68. Dengan
mengusung nama KICKFEST 2013 (KPDDP Independence Day Festival), semua pegawai
KPDDP menyatu untuk bertanding dalam lomba-lomba 17 an.
Apa saja dan bagaimana keseruan
KICKFEST 2013 yang diselenggarakan oleh KPDDP Makassar? Kita lihat foto dan video
di bawah.
| lomba naga bonar (naga balon bikin onar) |
| lomba botol |
| estafet kelereng |
| balap karung |
| makan kerupuk |
| member of KPDDP Makassar |
Tim Sultan Hasanuddin (saya
termasuk dalam tim ini hahaha) berhasil menjadi juara umum di KICKFEST 2013,
dan bukan JUARA YANG KITA TUJU TAPI
USAHA UNTUK MENJADI SATU.