Posong, Alternatif Sunrise dengan Ornamen Tujuh Gunung
Berawal dari niat untuk pemanasan
teman saya yang akan mendaki Rinjani September nanti, kami berlima berniat
mengadakan pendakian ke Gunung Andong Magelang. Namun, rencana hanya rencana
dan Tuhan yang menentukan dan rencana berubah hanya menjadi wacana. Pendakian
ke Gunung Andong gagal dilaksanakan karena tiket kereta ke Jakarta sudah
terlanjur dibeli tepat pada tanggal pendakian ke Gunung Andong.
Catching The Sun, Gunung Sumbing
Rencana kami berubah dari semula
pendakian gunung menjadi melihat gunung, beda tipis beda rasa. Pilihan jatuh
kepada Posong. Posong merupakan dataran tinggi yang terletak di Kabupaten
Temanggung. Dari posong ini kita bisa melihat sunrise dengan ornamen 7 gunung
langsung. Perlu diketahui Magelang dan Temanggung letaknya berdekatan merupakan
daerah tenang tentram sejuk dan mudah dirindukan dikeliling 5 gunung utama dan
terdapat satu bukit Tidar di tengah. Bukit Tidar ini konon merupakan pakunya
Pulau Jawa. Ditinjau dari letak geografis Magelang yang tepat di tengah-tengah
pulau Jawa seakan-akan Bukit Tidar ini memaku Pulau Jawa agar tidak tenggelam,
ini konon menurut legenda loh iya legenda, boleh percaya boleh tidak.
Gunung Sindoro dilihat dari Posong
Balik kembali ke posong lagi,
Jadi Posong ini terletak di Desa Tlahab Kecamatan Kledung Temanggung. Dari
Magelang dapat dicapai dengan waktu tempuh sekitar 1-1,5 jam dengan kendaraan
pribadi. Kami berangkat dari Magelang pukul 03.00, kebayang dinginnya gimana.
Pakaian dobel tiga celana dobel dua plus jaket tebal siap menahan dinginnya udara perjalanan dari
Magelang ke Posong.
Kabut dingin menutupi Sunrise, Gunung Merbabu tampak kecil
Wisata alam Posong, sebuah desa
wisata yang dikembangkan oleh seorang pegawai hotel yang mempunyai ide kreatif.
Lokasinya berada pada ketinggian sekitar 2.000 mdpl. Wisata alam Posong ini
tidak begitu jauh dari alun-alun Temanggung, akses menuju ke sana pun mudah,
tinggal mengikuti arah ke Wonosobo. Jika berangkat dari arah Jogja maka kita
akan melewati Magelang dulu kemudian lanjut ke arah Semarang melalui Secang.
Dari perempatan Secang kita ambil rute ke kiri ke arah Temanggung. Nah saat
sudah sampai Temanggung ambil ke arah Wonosobo, karena Posong terletak di Desa
Tlahab yang dekat dengan daerah Wonosobo. Posong berada di kiri jalan, ada papan besar
sebagai gerbang selamat datang yang menandakan kita sudah Sampai di Posong.
Daun Tembakau Posong
Photo Credit : @potretlangit
Posong menawarkan pemandangan yang
indah karena dari sini kita dapat melihat tujuh puncak gunung sekaligus yaitu
Gunung Sumbing, Merapi, Merbabu, Telomoyo, Andong, Ungaran dan Gunung Muria.
Dengan latar belakangnya adalah Gunung Sindoro. Tapi pagi itu kami hanya
melihat Gunung Sindoro tampak menjulang tinggi di belakang tempat
kami berdiri, dan Gunung Sumbing tampak megah di depan kami, lalu tak jauh dari
Gunung Sumbing tampak Gunung Merbabu. Tidak semua gunung terlihat, tapi
pemandangan lain yang kami nikmati, gumpalan awan yang serupa kasur empuk
terbang. Posong berada pada di daerah perkebunan tembakau milik masyarakat Posong. Bagi wisatawan diharapkan untuk tidak masuk ke tempat penanaman tembakau agar keadaan perkebunan tetap terjaga.
Perkebunan Tembakau Posong
Bagi para pecinta alam, karena
tempat ini cukup tinggi, banyak sekali para pecinta alam yang bermalam sekedar
untuk melihat dan memotret milkyway (Galaksi Bimasakti) yang nampak jelas
karena minimnya polusi cahaya. Tadinya kami berniat untuk camping, sehigga tidak
perlu pagi-pagi buta harus berangkat ke Posong. Posong juga menyediakan jasa
penyewaan tenda dan pemesanan camp site dengan CP Posong Zuny Djogoreso
(081392973130). Harga sewa per orang Rp 60.000 dengan satu tenda berisi tiga
ruang, terdapat kasur busa, sleeping bag, bantal tiup, dan lighting. Kami kira
kalau lebaran bakalan sedikit yang berencana camping, tetapi dugaan kami salah.
Camp site sudah penuh terisi oleh
para pecinta alam untuk menikmati malam di Posong.
Gunung Sumbing dilihat dari Posong
Sunrise Posong
Photo Credit @potretlangit
Wisata alam yang masih
dikembangkan terus fasilitasnya ini, kini jalannya sudah dapat dilalui oleh
kendaraan beroda dua bahkan beroda empat. Namun bagi yang menggunakan mobil
harus ekstra hati-hati karena saat jalan yang sempit dan menanjak. Di wisata alam Posong, terdapat
tiga gardu dengan luas yang sama yang dapat dijadikan sebagai tempat lesehan
yang nyaman dengan pemandangan Gunung Sumbing yang terlihat besar.Juga ada
bangunan pendukung seperti mushala, kamar mandi, dan sebuah warung kopi yang
menawarkan kopi dan gorengan. Kami sampai posong pukul 04.30, langit masih
gelap namun pengunjung posong sudah banyak berdatangan. Kalau dilihat dari plat
nomor kendaraan mereka, sebagian besar pendatang dari Jakarta, bisa
dimungkinkan karena dekat dengan moment lebaran.
Gardu Pandang Posong, dekat dengan parkir mobil
Karena tujuan ke Posong ingin
melihat Sunrise maka hindari datang ke Posong ketika hari beranjak siang karena
Posong akan tertutup kabut sehingga anda tidak dapat melihat pemandangan berupa
gunung-gunung yang saling berdampingan. Kata teman saya, posong merupakan alternative
bagi yang ingin melihat golden sunrise selain sikunir. Puncak sikunir yang
dulunya sepi sudah berubah menjadi pasar sikunir, susah untuk mendapat tempat
strategis guna menikmati sunrise dengan tenang. Posong juga lebih dekat
jaraknya dari tempat kami berada, Magelang. Walaupun tidak ada acara tracking
atau hiking seperti rencana semula sebagai pemanasan ke Rinjani, tapi posong
menawarkan pengalaman yang berbeda. Akan semakin banyak desa wisata seperti ini
apabila kita sebagi penikmat alam mampu bersahaja menikmati alam dan
menjaganya.
Iya ini belum mandi eksis buat foto....
Berikut Video yang kami buat di Posong, dengan background music ciamik dari Ruby Perkasa yang dapat didengar di https://soundcloud.com/roobey/semangat-pagi
Sambil dengerin lagu sambil lihat video sunrise posong :